PT Bayer Kolaborasi dengan Poktan Tekung, Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lokal

  • Jan 22, 2026
  • KIM TEKUNG

KIMTekung— Upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya ditunjukkan melalui kerja sama antara PT Bayer dengan Kelompok Tani (Poktan) Desa Tekung, yang digelar bertempat di Desa Grati, pada kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme dari para petani.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong peningkatan hasil pertanian lokal melalui penerapan teknologi pertanian modern, penggunaan sarana produksi yang tepat, serta edukasi praktik pertanian yang berkelanjutan. PT Bayer sebagai perusahaan global di bidang pertanian memberikan pendampingan teknis langsung kepada para petani, mulai dari pengenalan varietas unggul, pengelolaan hama terpadu, hingga pemanfaatan produk pertanian yang efektif dan ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan PT Bayer menyampaikan bahwa petani memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Oleh karena itu, sinergi dengan Poktan Desa Tekung diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan petani sekaligus memperkuat daya saing hasil pertanian di tingkat lokal maupun regional.

Sementara itu, perwakilan Poktan Desa Tekung menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, pendampingan dari PT Bayer menjadi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus berinovasi dan tidak ragu menerapkan teknologi baru di lahan pertanian mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi langsung terkait kendala yang dihadapi petani di lapangan, seperti serangan hama, efisiensi biaya produksi, dan peningkatan hasil panen.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Grati ini diisi dengan sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik lapangan, sehingga petani tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung memahami penerapannya. Suasana kebersamaan dan semangat kolaborasi tampak jelas selama kegiatan berlangsung.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan produktivitas pertanian Desa Tekung dapat meningkat secara signifikan, kesejahteraan petani semakin baik, serta tercipta pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. Sinergi antara dunia usaha dan kelompok tani ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan sektor pertanian membutuhkan kerja sama semua pihak.