Cegah Risiko Remaja Sejak Dini, Poktan BKR Kampung KB Desa Tekung Dapat Pembinaan
- Dec 30, 2025
- KIM TEKUNG
KIMTekung_Dalam rangka mencegah berbagai risiko yang dapat dihadapi remaja sejak dini, Kelompok Kegiatan (Poktan) Bina Keluarga Remaja (BKR) Kampung KB Desa Tekung menerima kegiatan pembinaan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas pendampingan orang tua terhadap remaja di lingkungan desa.
Pembinaan tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Tekung, Ibu Wardah Shofiati, SE., MM, dan dihadiri oleh kader KB Desa Tekung serta Ketua Kampung KB Desa Tekung. Kehadiran para kader dan pengurus Kampung KB menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang remaja.
Dalam materinya, Ibu Wardah Shofiati menekankan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan berbagai risiko remaja, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, pernikahan usia dini, hingga dampak negatif penggunaan media digital. Melalui Poktan BKR, orang tua diharapkan mampu membangun komunikasi yang terbuka, hangat, dan efektif dengan anak remaja, sehingga setiap permasalahan dapat diantisipasi sejak awal.
Sementara itu, Ketua Kampung KB Desa Tekung menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas kader dan keluarga binaan. Dengan pemahaman yang lebih baik, kader diharapkan mampu menjadi pendamping sekaligus motivator bagi keluarga di wilayah masing-masing dalam membina remaja agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berkarakter, dan bertanggung jawab.
Kegiatan pembinaan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan kader dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait pendampingan remaja di Desa Tekung.
Melalui pembinaan Poktan BKR ini, Kampung KB Desa Tekung diharapkan semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai pusat edukasi keluarga, sekaligus menjadi benteng perlindungan bagi remaja agar terhindar dari berbagai risiko, demi terwujudnya generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan.