Cegah Penyalahgunaan NAPZA Sejak Dini, PIK-R Kampung KB Desa Tekung Gelar Edukasi Remaja

  • Dec 30, 2025
  • KIM TEKUNG

KIMTekung_Dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Kampung KB Desa Tekung menggelar kegiatan edukasi remaja sebagai langkah pencegahan sejak dini. Pada hari selasa tanggal 30 Desember 2025, Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kampung KB Desa Tekung dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang remaja.

Edukasi NAPZA ini dilaksanakan dengan melibatkan remaja binaan PIK-R, kader desa, serta pengurus Kampung KB. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman remaja mengenai jenis-jenis NAPZA, dampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi sosial dan hukum yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan zat berbahaya tersebut.

Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan mudah dipahami, para remaja diajak untuk mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan NAPZA serta dibekali keterampilan menolak ajakan negatif dari lingkungan pergaulan. Selain itu, PIK-R juga berperan sebagai ruang aman bagi remaja untuk berkonsultasi dan berbagi permasalahan yang dihadapi, sehingga dapat memperoleh solusi yang tepat dan bertanggung jawab.

Ketua Kampung KB Desa Tekung menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini sangat penting sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda. Dengan pengetahuan yang cukup dan pendampingan yang berkelanjutan, remaja diharapkan mampu menjaga diri serta menjadi pelopor hidup sehat dan bebas NAPZA di lingkungannya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui diskusi dan tanya jawab, yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran remaja Desa Tekung terhadap pentingnya informasi yang benar dan terpercaya terkait bahaya NAPZA.

Melalui kegiatan edukasi ini, PIK-R Kampung KB Desa Tekung diharapkan semakin optimal menjalankan fungsinya sebagai pusat informasi dan konseling remaja, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA, demi terwujudnya generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.